Acting. Ini juga perlu. Acting yang bagus akan mendapat pujian yang baik dari publik. Misalnya, cara berpakaian, berdiri, pandangan mata, posisi dan gerakan tangan serta kaki, intonasi suara, dan sebagainya. Demikian sebaliknya. Karena itu, acting harus dikelola dengan baik.
Argumentasi yang berbasis pada rasionalitas sangat penting. Misalnya, mengatakan bahwa hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas. Pendapat ini harus disertai dukungan fakta, data, bukti hukum yang sudah teruji vailiditasnya dan disertai dengan argumentasi yang rasional. Bila tidak, bisa mendapat serangan balik dari lawan debat. ***
Penulis adalah Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner dan Dosen UPH Jakarta












