JAKARTA – PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) selama enam bulan pertama di 2025 membukukan laba bersih Rp29,54 miliar atau mengalami kenaikan 32,76 persen dibandingkan dengan capaian di Semester I-2024 yang senilai Rp22,25 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan MKAP untuk periode berakhir 30 Juni 2025 yang dikutip Kamis (24/7), perusahaan peralatan tambang milik keluarga Handoko ini membukukan pendapatan Rp200,05 miliar atau melonjak 42,96 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar Rp139,93 miliar.
Seiring dengan lonjakan omzet tersebut, beban pokok pendapatan MKAP di Semester I-2025 tercatat meningkat 48,54 persen (year-on-year) menjadi Rp127,89 miliar, sehingga laba bruto di paruh pertama tahun ini menjadi Rp72,16 miliar atau bertumbuh 34,05 persen (y-o-y).
Pada Semester I-2025, laba usaha MKAP tercatat Rp42,74 miliar atau mengalami kenaikan 36,42 persen (y-o-y), sementara itu laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp36,77 miliar atau melesat 40,24 persen (y-o-y).
Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di Semester I-2025 yang sebesar Rp7,23 miliar, maka laba bersih tahun berjalan yang dibukukan MKAP menjadi Rp29,54 miliar atau meningkat 32,76 persen (y-o-y).














