Saya sangat mengkhawatirkan dengan slogan “Make Indonesia Great Again”, berkaca dari tempat lahirnya paham tersebut. Paham tersebut bukanlah paham asli bangsa Indonesia, karena paham asli bangsa kita tidak menganut superioritas. Tercatat dalam sejarah, paham superioritas menghantarkan dunia dalam perang, seperti perang Dunia ke II.
Sangat penting menjaga ke-aslian pemikiran kita sebagai bangsa Indonesia, bangsa Indonesia lahir bukan karena paham Superior, melainkan lahir dari pemikiran pembebasan dari penindasan dan kolonialisasi bangsa Eropa dan juga bangsa Indonesia bukan bangsa budak yang nasibnya ditentukan oleh siapa yang memenangkan perang Dunia — pemenangnya yang akan menguasai tanah Indonesia — bangsa Indonesia bukan bangsa budak yang mempunyai tuan.
Orisinalitas pemikiran bangsa Indonesia yang lahir dari pergumulan, perjuangan, dan banyak memakan nyawa. Bukanlah sesuatu yang sederhana untuk dipertaruhkan atau bukan hal murahan. Masa awal-awal Revolusi Kemerdekaan, dia menjadi barang yang tak ternilai harganya.
Pemikiran yang akhirnya melahirkan Bangsa Indonesia yang merdeka dan berdaulat bukan diambil dari bangsa lain, apa lagi slogan kampanye dari Pemilihan Presiden di negara lain. Bangsa Indonesia lahir dari rahim Ibu Pertiwi bukan lahir di negara lain.













