Selanjutnya, Menkeu juga berharap para komunitas praktisi yang sudah memiliki pengalaman, kemampuan serta jam terbang mau berkumpul dan mengajak anak-anak milenial turut terlibat dalam berbagai proyek pembangunan.
Dengan begitu, mereka dapat membantu memecahkan masalah pembangunan dan merasakan pengalaman nyata di lapangan.
“Para komunitas praktisi, rekrutlah anak-anak muda baru karena anak-anak muda ini butuh banyak exposure sehingga mendapatkan pengalaman real. Anak milenial butuh pengalaman real dan haus akan tantangan,” pesannya.
Sebagai penutup, Menkeu berharap acara seminar ini dapat membuka wawasan, dan cakrawala sehingga dapat menciptakan sinergi untuk mengakselerasi pembangunan Indonesia. Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar dapat menjadi pahlawan pembangunan Indonesia di mana pun dan dalam fungsi apapun















