Ditegaskan, peran ISKA sangat dibutuhkan untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih manusiawi.
Ia juga meminta agar ISKA ikut membangun SDM Indonesia seperti yang sudah diteladani para pendahulu.
Sebab nilai kemanusiaan harus berada di atas segalanya.
Nilai kemanusiaan adalah puncak dari pandangan apa pun di dunia ini.
Di Indonesia misalnya, selalu diwarnai oleh keberagaman faham dan agama.
Mozaik perbedaan ini harus tunduk pada nilai kemanusiaan.
ISKA diakui Muhadjir sudah menunjukkan peran yang besar dalam menjunjung kemanusian tersebut.
Ia mencontohkan saat Indonesia dilanda Covid19. ISKA sangat berperan dalam memerangi Covid19, mulai dari memberikan bantuan sosial di berbagai penjuru yang tidak dijangkau pemerintah hingga ikut menyukseskan program vaksinasi.
“Banyak komunitas gereja yang terlibat secara aktif dalam program vaksinasi. Pemerintah sangat apresiasi. Semoga semua keputusan di Munas ISKA kali ini bisa membantu pemerintah untuk membangun bangsa dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, Uskup Denpasar Mgr. DR. Silvester San, Pr mengapresiasi tema Munas yang diusung ISKA Indonesia kali ini yakni “Menjunjung Martabat Kemanusiaan dan Kesetaraan.”
Melalui tema tersebut, ISKA diharapkan mampu memberi semangat dan inspirasi bangsa dan negara agar kemanusian di Indonesia semakin dijunjung tinggi.












