SURABAYA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta umat beragama di Indonesia untuk tetap menjaga sikap toleransi dan saling menghargai ditengah perbedaan.
Hal itu disampaikan Muhajir Effendy kepada wartawan di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (9/3/2024).
Ia juga menganggap lumrah jika Hari Suci Nyepi 2024 bertepatan dengan hari pertama puasa Ramadhan 1445 H tahun 2024.
“Kalau itu sih biasa, kita kan sudah biasa hidup toleransi, termasuk perbedaan awal puasa nanti kita biasa-biasa saja, tidak ada yang harus dirisaukan,” kata Muhadjir.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap saling menjaga toleransi.
Mayoritas masyarakat Bali beragama Hindu, Muhadjir meminta agar masyarakat saling menghormati satu sama lain.
“Di sana memang mayoritas Hindu. Harus kita hormati sepenuhnya. Sementara agama lain juga tetap melaksanakan ibadah, tapi tidak sampai mengusik yang sedang melaksanakan ibadah Nyepi,” tuturnya.
Bagi umat muslim, ia menyarankan agar ibadah sholat tarawih dan tadarus dapat dilakukan tanpa pengeras suara.
“Harus saling menghormati. Tarawihnya kan juga bisa diam-diam, kan tarawih tidak harus rame-rame kan. Saya kira, itu sudah biasa sekarang selama ini, sudah tidak banyak hal-hal yang harus kita persoalkan,” ujarnya.















