%20Widiyanti%20Putri%20Wardhana%20Wakil%20Menteri%20Pariwisata%20(Wamenpar)%20Ni%20Luh%20Puspa%20Pastikan%20Kesiapan%20Destinasi%20Sambut%20Wisatawan%20di%20Libur%20Nataru%20kawasan%20Kota%20Tua%20Museum%20Fatahillah%20Museum%20Kesejarahan%20Ja%20(2).jpeg)
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, destinasi-destinasi tersebut telah siap untuk menyambut wisatawan yang oleh Pemprov Daerah Khusus Jakarta melalui Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta diperkirakan mencapai 41 ribu wisatawan pada malam tahun baru atau pada 31 Desember 2024.
Kementerian Pariwisata sebelumnya telah menerapkan sejumlah strategi dalam upaya mendukung keamanan dan kenyamanan serta keselamatan wisatawan dan hal itu akan berlangsung hingga Januari 2025.
Sejumlah strategi yang dimaksud, pertama adalah penyusunan dan sosialisasi Surat Edaran Menteri Pariwisata tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada saat perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Surat edaran ini telah dirilis ke pemangku kepentingan untuk memastikan standar CHSE dan memastikan keselamatan serta keamanan wisatawan yang berkunjung ke daya tarik wisata selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
%20Widiyanti%20Putri%20Wardhana%20Wakil%20Menteri%20Pariwisata%20(Wamenpar)%20Ni%20Luh%20Puspa%20Pastikan%20Kesiapan%20Destinasi%20Sambut%20Wisatawan%20di%20Libur%20Nataru%20kawasan%20Kota%20Tua%20Museum%20Fatahillah%20Museum%20Kesejarahan%20Ja%20(10).jpeg)
“Kami sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya kita telah mengeluarkan surat edaran ke gubernur dan lainnya untuk mempersiapkan tempat wisata agar wisatawan dapat berkunjung dan berlibur dengan aman dan menyenangkan,” ujar Menpar.
Kemenpar juga akan memaksimalkan kanal komunikasi yang dimiliki untuk menyebarkan bahan publikasi dan sosialisasi informasi kepada wisatawan agar dapat bersama-sama menjaga pengalaman berwisata secara mandiri juga bertanggung jawab.















