Sementara itu Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mendukung Kemenparekraf untuk menjadikan pengembangan desa wisata sebagai salah satu program utama.
Salah satunya dengan peningkatan aksesibilitas agar wisatawan dapat lebih menjangkau desa-desa wisata.
Ia pun berharap pengelola desa wisata dapat melakukan adaptasi di era adaptasi kebiasaan baru.
“Kalaupun dibuka (menerima wisatawan), bisa dibuat terbatas dulu dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan pihak terkait lainnya,” ujar Ganjar.













