Lampung juga menggenjot industri kecil dan menengah melalui bimbingan teknis SDM, bantuan dan hibah peralatan produksi, standardisasi produksi serta promosi.
Gubernur merinci pengembangan IKM menyasar produk batik, tenun ikat, furnitur, keripik pisang, kakao, ubi kayu dan kopi bubuk Lampung.
Khusus untuk kopi, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bahkan menggelar Rapat Pengembangan Kopi Nasional di Lampung pada 13 Februari lalu. Rapat itu diikuti pula oleh Menteri Perindustrian dan Menteri Pertanian dan tiga gubernur di Sumatera yaitu Lampung, Jambi dan Sumatera Utara.
Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kemenperin Imam Haryono mengatakan, saat ini momentum yang tepat bagi Lampung untuk mengembangkan industri. “Guna memaksimalkan potensi dan momentum pembangunan infrastruktur, maka pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Lampung perlu fokus pada dua hal yaitu perencanaan dan penataan wilayah serta manajemen pengelolaan,” ujarnya sembari mengatakan Kemenperin siap turut memfasilitasi pengembangan industri Lampung.















