“Misalnya, ruang pameran sebagai salah satu sarana untuk promosi produk furnitur bagi industri serta produk hasil praktik mahasiswa. Kemudian, pada tahun 2018 telah dibangun satu gedung workshopdan di tahun 2019 ini akan dibangun tambahan satu gedung workshop serta penambahan mesin dan peralatan untuk praktikum mahasiswa,” sebutnya.
Menteri Ong menyampaikan, Singapura dan Indonesia menikmati hubungan erat di setiap tingkatan, baik di tingkat pemerintah, lembaga dan masyarakatnya.
“Dengan kerja sama yang luas, kita dapat menciptakan kesempatan yang saling menguntungkan di banyak bidang,” tuturnya.
Dia menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah Kemenperin dalam membangun Politeknik
Industri Furnitur untuk mendukung pengembangan KIK. Ini pun memberikan
kesempatan baik untuk pelatihan bagi masyrakat Indonesia dan mendorong
peningkatan investasi yang ada di dalam KIK.
“Kami akan senang memberikan dukungan untuk pengembangan kurikulum potensial KIK dengan membina kerja sama antara lembaga pembelajaran di antara kedua negara,” imbuhnya.














