JAKARTA,BERITAMONTER.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyoroti subsidi energi yang terus membengkak serta kinerja PT Pertamina (Persero) dalam pembangunan kilang minyak.
Bahlil memilih tidak berkomentar jauh soal kritik tersebut dan meminta agar pernyataan langsung dikonfirmasi kepada Purbaya.
“Tugas saya adalah bagaimana memastikan agar mengawasi pihak-pihak yang berkolaborasi (pembangunan kilang) dengan Pertamina yang sedang berjalan bisa cepat selesai,” kata Bahlil dalam konferensi pers di kantor BPH Migas, Kamis (2/10).
Saat ini, Pertamina tengah menjalankan dua proyek besar.
Pertama, pembangunan Kilang Tuban yang masih menunggu keputusan akhir investasi (FID) pada akhir 2025.
Kedua, proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan untuk peningkatan kapasitas produksi, yang ditargetkan rampung bulan depan.
Namun, Purbaya justru menyebut Pertamina tidak serius dalam pembangunan kilang baru.
Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Selasa (30/9), ia menilai perusahaan energi pelat merah itu terkesan “malas-malasan”.
“Kilang itu bukan kita nggak bisa bikin, atau nggak bisa bikin proyeknya. Cuma, Pertamina malas-malasan saja,” ujarnya.














