JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan kunjungan kerja ke proyek strategis nasional Bali International Hospital (BIH) di Sanur, Bali, untuk memastikan kesiapan operasional rumah sakit yang segera akan diresmikan dalam waktu dekat.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, mengemukakan, proyek hasil karya PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) ini kini telah memasuki tahap akhir progress fisik yang menandai sudah beroperasinya beberapa fasilitas kesehatan berstandar internasional untuk melayani masyarakat luas.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir didampingi oleh Direktur Utama PTPP Novel Arsyad beserta jajaran, jajaran direksi dari InJourney, Pertamedika IHC, dan PT Hotel Internasional Sanur Indonesia.
Kehadiran para pimpinan BUMN ini menunjukkan dukungan kuat pemerintah terhadap kehadiran BIH sebagai rumah sakit rujukan utama di Indonesia, sekaligus mendukung transformasi sektor kesehatan dan pariwisata medis nasional.
BIH dirancang sebagai rumah sakit modern dengan konsep healing resort—menggabungkan layanan medis kelas dunia dengan kenyamanan lingkungan alami Bali. Seluruh fasilitas utama kini telah siap digunakan, di antaranya: IGD dengan 12 ruang perawatan dan 4 ruang Tindakan Lalu layanan rawat jalan dan rawat inap dengan total 45 tempat tidur. Kemudian 8 kamar bedah, 4 ruang kateterisasi, 18 ruang perawatan intensif dan 4 ruang NICU.














