PURWAKARTA-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendesa PDTT) Marwan Jafar meminta agar pembangunan infrastruktur desa dilakukan dengan maksimal dan hingga tuntas. Terutama infrastruktur jalan desa yang akan memudahkan arus aktifitas masyarakat sehari-hari. “Seharusnya dituntaskan terlebih dahulu pembangunan infrastruktur jaln desanya, baru bangun program lain,” ujar Menteri Marwan saat meninjau pembangunan infrastruktur di Desa Mekar Galih, Jatiluhur, Purwakarta, seperti dikutip dari situs resmi kementrian, Jumat (8/1).
Menurutnya, membangun infrastruktur, sarana dan prasarana desa merupakan progran utama dalam penggunaan dana desa. Sebab infrastruktur ini menjadi penunjang aktifitas masyarakat desa di segala bidang. “Jadi, jangan dibangun setengah-setengah, harus tuntas,” tegasnya.
Dia menambahkan, dana desa yang telah menjadi hak desa untuk dikelola harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan membenahi infrastruktur jalan, maka kegiatan masyarakat akan lebih mudah dilakukan, dan pada gilirannya aktifitas perekonomian desa semakin hidup.
Marwan mengaku sangat sering melihat kondisi jalan yang rusak, belum terbangun sehingga aktifitas masyarakat tidak maksimal. Para investor juga tidak tertarik menanmkan modal di desa jika infrastrukturnya tidak menunjang. “Tolong rapikan dulu jalan desa. Masih banyak jaln setapak yang menyulitkan aktifitas. Baru setelah infrastruktur bagus bangun saluran irigrasi dan program lainnya. Buat program infrastruktur dengan maksimal. Jangan setengah – setengah” ucap Marwan.














