Meski begitu, ia berharap tugas pemberdayaan UKM jangan hanya dipegang pemerintah. Semua pihak termasuk perbankan harus dapat membantu kinerja sektor ini. Untuk itu mestinya suku bunga perbankan juga jangan terlalu tinggi.
Karena pemerintah berharap, sektor UKM dapat survive agar bisa bertahan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) salah satunya dengan mudah mendapat akses permodalan dari dunia perbankan. Apalagi produk UKM seharusnya memang bisa berbasis ekspor. “Mestinya suku bunga kredit untuk UKM juga kecil tahun depan KUR bisa 9 persen bank-bank juga bisa mengikuti lah,” tutupnya. (TMY)













