Hingga awal September, atau empat bulan menjelang akhir Desember, penyerapan anggaran di Kementerian PUPR baru mencapai 32,86 persen dari target. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR, Muhammad Toha dalam rapat kerja komisi V DPR dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono hari ini, Rabu (2/9).
“Waktu mudik ke Jawa Tengah, berangkatnya jalannya mulus bisa buat ngebut. Tapi waktu saya pulang, ada pekerjaan pembetonan. Buat apa jalan mulus dibeton lagi. Jangan karena hanya mengejar serapan anggaran, pekerjaan yang tidak perlu malah dilakukan,” ujarnya.
Toha menuturkan, daripada melakukan pekerjaan yang tidak perlu, alangkah lebih baik jika dana tersebut bisa dialokasikan untuk melakukan pekerjaan infrastruktur lain yang lebih penting. “Seperti Pantura (Jalur Pantai Utara) itu, kalau tidak perlu ada pekerjaan, jangan diada-adakan, jangan dibuat-buat. Lebih baik perbaiki jalan lintas selatan yang jalannya masih rusak-rusak. Atau untuk jalan perbatasan di luar Pulau Jawa. Itu akan lebih berguna,” pintanya.














