Sementara Komisaris DAPK Mayjend TNI (Purn.) Unggul K. Yudoyonno mengatakan bahwa PT DAPK adalah perusahaan yang bergerak di lingkup angkutan kargo yang secara langsung berhubungan dengn keamananan penerbangan.
Sehingga diperlukan pelatihan untuk meningkatkan SDM PT DAPK agar lebih bertanggungjawab dengan keamanan penerbangan khususnya keamanan kargo.
“Bisa dibayangkan kalau para karyawan kita tidak bekerja secara profesional dan sesuai dengan standar yang diperlukan untuk memenuhi keamanan penerbangan tentu saja akan mengganggu sehingga diperlukan pelatihan meningkatkan kemampuan intelijen dan penyidikan untuk memenuhi standar keamanan penerbangan,” ujar Unggul.
Unggul berharap kepada para instruktur dan pelatih untuk memanfaatkan waktu pelatihan dengan memberikan yang terbaik kepada para peserta untuk meningkatkan kemapuan penyelidikan dan penyidikan secara internal.
Juga kepada para karyawan yang mengikuti pelatihan agar memanfaatkan waktu pelatihan agar dapat menyerap materi pelatihan dengan baik.













