Sementara itu, laba usaha DMAS untuk Tahun Buku 2022 tercatat Rp1,18 triliun atau melesat 76,9 persen dibandingkan laba usaha di 2021 yang senilai Rp665 miliar.
Sehingga, marjin laba usaha pada tahun lalu meningkat menjadi 60,9 persen dari 46,2 persen pada pada 2021.
Dari sisi fundamental, jumlah aset DMAS per 31 Desember 2022 tercatat sebesar Rp6,62 triliun atau lebih tinggi 8,3 persen (y-o-y).
Posisi kas bersih per akhir Desember 2022 adalah sebesar Rp763 miliar atau meningkat Rp164 miliar di bandingkan per akhir Desember 2021 yang senilai Rp599 miliar.
Total liabilitas DMAS per 31 Desember 2022 tercatat membengkak hingga 17,8 persen (y-o-y) menjadi sebesar Rp899 miliar.
Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas kontrak DMAS, baik jangka pendek maupun jangka panjang, yakni sebesar Rp253 miliar dari Rp491 miliar per 31 Desember 2021 menjadi Rp744 miliar per 31 Desember 2022. (Budi)












