JAKARTA – PT Merry Riana Education Tbk (MERI), calon emiten di bidang Pendidikan sebagai lembaga kursus dan pelatihan berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak 266.660.000 saham bernominal Rp12,5 per unit.
Bersamaan dengan IPO saham ini, perseroan juga telah menyetujui program Employee Stock Allocation (ESA) sebanyak-banyaknya 5% atau 13,33 juta saham.
Direksi Merry Riana Education Tbk (MERI), dalam prospektus rencana IPO saham yang diumumkan, Selasa (24/6/2025) menyebutkan, jumlah saham yang ditawarkan tersebut mencapai 25% dari modal disetor MERI setelah IPO saham.
Masa penawaran umum saham MERI pada 2-7 Juli 2025. Sedangkan penjatahan saham MERI, dan distribusi saham secara elektronik dilakukan pada 7 dan 8 Juli 2025. Adapun pencatatan saham MERI di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2025. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi PT Lotus Andalan Sekuritas.
Harga perdana saham MERI di kisaran Rp110-Rp150 per unit. Dengan demikian, emiten di bidang pendidikan sebagai lembaga kursus dan pelatihan itu berpeluang mendapat tambahan modal sebesar Rp39,99 miliar.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, akan digunakan untuk penyertaan modal kepada entitas anak Perseroan. Rinciannya, sebesar 65% akan disalurkan kepada PT Merry Riana Edukasi Delapan dan sekitar 35% ke PT Merry Riana Akademi Tujuh.













