YOGYAKARTA-Calon presiden Ganjar Pranowo disambut baik dan antusias oleh masyarakat di Desa Jatirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pukul 19.30 WIB, warga berkumpul untuk menyambut kedatangan Ganjar.
Kedatangan Ganjar disambut hangat warga.
Hujan yang sempat mengguyur wilayah itu itu tak menyulutkan warga untuk berbincang dengan mantan gubernur Jawa Tengah tersebut.
Dengan duduk lesehan di atas tikar di halaman rumah warga, Ganjar menyerap aspirasi tentang kesejahteraan petani, pupuk , harga beras hingga visi-misinya.
Seusai diskusi, Ganjar mengaku bahagia karena warga desa bisa mengetahui visi-misi Ganjar-Mahfud untuk Pilpres 2024.
“Kebahagiaan hari ini saya hari ini di Kulon Progo, mereka membaca visi dan misi Ganjar-Mahfud. Itu kebahagiaan saya, maka ada kecerdasan yang saya lihat,” ucap Ganjar.
Dalam menyerap aspirasi, Ganjar menanggapi permasalahan harga beras yang mahal dan keterbatasan pupuk subsidi.
Untuk hal itu, Ganjar mendorong adanya koperasi untuk petani.
Ganjar juga menyoroti potensi teknologi lokal yang perlu dikembangkan dan menekankan pentingnya pelatihan untuk peningkatan SDM.
“Harga beeras mahal, pupuk mahal dan sulit. Mereka punya teknologi lokal yang hari ini dikembangkan, seperti bibit, kayak pupuk, izinya sulit. Tugas saya memudahkan mereka,” kata Ganjar.














