Sedangkan besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per akhir Kuartal III-2021 juga sebesar Rp1,02 triliun.
Hingga akhir kuartal ketiga tahun ini, laba per saham dasar EXCL tercatat senilai Rp95 per lembar atau lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya senilai Rp194 per saham.
Per 30 September 2021, total liabilitas EXCL tercatat sedikit meningkat menjadi Rp48,76 triliun dari posisi per 31 Desember 2020 yang sebesar Rp48,61 triiun.
Sedangkan, total ekuitas per akhir Kuartal III-2021 tercatat meningkat menjadi Rp19,82 triliun dari Rp19,14 triliun per akhir Desember 2020.












