Melalui super app, Bank dapat menghadirkan nasabah mulai dari kebutuhan finansial, gaya hidup, market place, travel, pembelian pulsa telepon genggam, pembelian paket data, top up uang elektronik, top up e-wallet, pembayaran berbagai macam tagihan bulanan (listrik, telepon, air, dan lain-lain), pembelian tiket, pemesanan hotel, e-commerce, pembayaran biaya pendidikan, hingga pembelian game voucher, dan bahkan layanan Pemerintah (misalnya BPJS & pajak).
Layanan ini akan terus bertambah dan harus adaptif terhadap kebiasaan baru nasabah dalam bertransaksi dengan memanfaatkan pendekatan Artificial Intelligence (AI), untuk menciptakan sentuhan personal dalam akses layanan keuangan yang lengkap.
Salah satu kunci keberhasilan dari super app tidak lepas dari pemilihan platform teknologi dan arsitektur yang tepat, di mana super app harus memiliki beberapa kriteria seperti time to market yang singkat sehingga Bank dapat merespon perubahan market lebih baik dari para pesaing; transaksi diproses real time, begitupun untuk transaksi yang berhubungan dengan mitra Bank; dan robust, dapat menangani seluruh transaksi yang masuk.
Dalam mendukung infrastruktur super app, MII berkolaborasi dengan mitra teknologi kelas dunia, seperti Red Hat OpenShift, VMware Tanzu (Pivotal), Software AG, Confluent, Dynatrace, Cloudera, Redis, Atlassian, IBM API Connect, Katalon, dan beberapa mitra teknologi lainnya.














