Tarian ini mempunyai dua jenis langkah, yaitu Waltz irama 3/4 dan Gallop langkah 2/4, dengan aba-aba komando dilakukan oleh pemimpin tari dalam bahasa Perancis.
Merunut pada sejarah terbentuknya tarian, tari Katrili berasal dari tarian Lalaya’an ne Kawasaran, yaitu tarian yang penarinya membentuk dua baris dan saling berhadapan untuk membentuk formasi dan bertukar tempat. Pada masa pendudukan Spanyol di Minahasa, tarian adat ini berubah menjadi tarian pergaulan yang disebut dengan Lansee, dimana pasangan penari pria dan wanita saling berputar dan bertukar posisi.
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan dari Ketua Umum Persatuan Insan Kolintang Nasional (PINKAN) Indonesia, Penny Iriana Marsetio kepada Kelompok Musica Sacra. Penny Iriana Marsetio hadir bersama suaminya, Laksamana TNI (Purn) Dr. Marsetio, M.M., mantan KASAL.














