JAKARTA-Warga Cakung, Jakarta Timur mengakui sampai saat ini tidak memiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Jika masyarakat mengalami sakit yang membutuhkan perawatan rawat inap maka akan mengalami kendala.
“Itu kendala masyarakat disini. Kalau ada tiba-tiba masyarakat sakit sulit untuk dilarikan ke rumah sakit mana. Paling yang ada Puskesmas. Sayangnya, Puskesmas di Ujung Menteng gak ada dokter atau tenaga medis standby (bertugas) 24 jam,” ujar tokoh masyarakat Ujung Menteng Komaruddin, dalam “Serap Aspirasi Masyarakat” dalam Reses Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak, di Warung Makan dan Pemancingan, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (16/11).
Hadir dalam reses Lurah Ujung Menteng Nasrudin, tokoh agama Tubagus Supriyono dan lapisan elemen masyarakat.
Lebih lanjut, Komaruddin menuturkan, jika Puskesmas stanby dokter jaga 24 jam maka akan sangat membantu bagi masyarakat Cakung dalam pelayanan kesehatan.
“Ya kalau ada sakit parah dilarikan ke RSUS Koja Jakarta Utara. Jaraknya saja sudah jauh. Apalagi sulitnya melarikan warga ke rumah sakit kendala tidak adanya mobil ambulabce yang membawa,” kata Komaruddin.
Hal senada juga dikemukakan Warga Cakung Timur Dhea Lestari. Bila ada warga bersalin mengalami kesulitan dilarikan ke rumah sakit mana.














