“Semoga Tuhan membantu para pastor, Fr, Br dan Sr berjuang bagi kami agar kami bisa kembali ke ladang’. Semua yang ‘mandok hata’ mengucapkan ini,” ujar Pastor Alex, yang menjabat Ketua Komisi Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Medan 2020-2023.
Pastor Yosafat Ivo Sinaga OFMCap, yang menjabat Ketua Komisi Kerawam Keuskupan Agung Medan tahun 2020-2023, mengatakan, seharusnya mereka diizinkan oleh pemerintah untuk melanjutkan pertaniannya sampai tanaman yang mereka upayakan itu berhasil.
“Kalau tidak, mereka hidup darimana? Anak-anak mereka butuh biaya untuk sekolah,” ujarnya.
Saat berbicara di tengah puluhan masyarakat adat Sihaporas yang menyambut kedatangan mereka, Pastor Ivo berkata, “Sekarang, kami berada di desa Sihaporas, yang pada tanggal 22 September yang lalu, menjadi korban penyerangan oknum pekerja PT TPL. Serangan yang mengakibatkan 33 orang korban lula-luka, dan sembilan orang dirawat opname di rumah sakit (RS Harapan Pematang Siantar.”
Gerakan Solidaritas
Pastor Ivo, sapaan Pastor Yosafat Ivo Sinaga, mengatakan, kedatangan kali ini untuk melanjutkan gerakan solidaritas dan kepedulian sosial kepada para korban penganiayaan pekerja PT TPL, terutama kaum ibu dan perempuan.
“Kami telah menjeguk mereka di rumah sakit Harapan Siantar. Kami mendengar keluhan mereka. Bahwa perlakuan yang mereka terima sangat sadis, tidak berperikemanusiaan. Dan uuntuk melanjutkan gerakan solidaritas, kami kembali berkunjung ke sini. Kami juga mendengarkan kembali keluhan mereka, dan mereka sangat trauma dan takut,” ujar Ivo sembari berharap luka batin warga segera dapat terobati sehingga terus berjuang.















