ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Nasional Opini

Mitigasi Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2020

gatti Reporter : gatti
16 Des 2019, 7 : 05 PM
3k 126
0
MH, Said Abdullah, Ketua Badan Anggaran DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Bidang Perekonomian Periode 2019-2024.

MH, Said Abdullah, Ketua Badan Anggaran DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Bidang Perekonomian Periode 2019-2024.

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

Kedepan sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih banyak disumbang oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan belanja pemerintah. Sedangkan ekspor dan impor masih belum akan banyak membantu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pertama, menjaga konsumsi rumah tangga tetap stabil. Golongan masyarakat yang paling rentan terkena dampak fluktuasi ekonomi adalah golongan masyarkat miskin.

Oleh sebab itu, perlu mendapatkan proteksi dan dukungan dari pemerintah melalui mekanisme APBN, dalam bentuk bantuan sosial, transfer, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).Sedangkan bagi masyarakat menengah, dengan memberikan insentif bagi pendapatannya agar mampu mempertahankan daya beli mereka terhadap konsumsi barang jasa yang mereka lakukan.

BacaJuga :

Presiden RI Ke 7 Jokowi Berbohong Soal Usul Inisiatif Revisi UU KPK

Lima Mudarat Penambahan Layer Cukai Rokok

Scroll untuk lanjutkan membaca.

Kedua, menyiapkan iklim investasi yang kondusif bagi calon investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia. Baik yang bersifat portofolio maupun Foreign Direct Investment (FDI), untuk menjaga liquiditas ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Oleh sebab itu, perlu didukung dengan kebijakan yang memangkas peraturan, biaya dan birokrasi yang rumit, dengan segera menyelesaikan omnibus law terkait investasi, perdaganan dan perpajakan dan pembangunan infrastruktu fisik yang sudah selesai, diharapkan bisa menekan ekonomi biaya tinggi.

Ketiga, mendorong belanja pemerintah yang produktif.Pemerintah mesti konsisten menjaga kinerja belanja publiknya, terutama belanja produktif seperti belanja modal untuk dapat menjaga dan memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tahun 2020. Belajar dari pengalaman tahun 2019, pemerintah harus lebih optimal dalam menyerap belanja modal tahun 2020, sehingga efek ganda (multiplier effect) yang dimilikinya bisa berdampak lebih besar ke sektor riil ketimbang belanja pegawai atau belanja barang.

Keempat, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Tema kebijakan fiskal tahun 2020 adalah APBN untuk akselerasi daya saing melalui inovasi dan penguatan sumber daya manusia. Fokus Pemerintah untuk memperkuat pendidikan vokasi sudah tepat, tinggal bagaimana mencari titik temu dengan kebutuhan industri. Tentu, nantinya kita harapkan peningkatan kualitas pendidikan vokasi mempunyai potensi untuk meningkatkan surplus dan nilai tambah ekonomi, dengan merubah struktur remitansi dari pekerja informal (domestic helper) ke tenaga terlatih yang profesional, untuk semua profesi yang banyak diminati saat ini dan dimasa yang akan datang. Sehingga produk dan jasa yang dihasilkan mampu bersaing secara global.

Kelima, sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pasca berlalunya booming barang-barang komoditas, Indonesia perlu memiliki sumber pertumbuhan ekonomi baru yang relevan dengan potensi yang kita miliki saat ini. Ada dua potensi yang sangat mungkin kita pacu perkembangannya, yaitu: industri wisata dan produk halal. Dalam laporan World Economic Forum (WEF) sektor pariwisata menyumbang lebih dari 10 persen dari PDB dunia. Kita beerharap nilai transaksi ekonomi yang diciptakan akibat kegiatan pariwisata (direct economic transaction) akan memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Halaman :
Sebelumnya123Berikutnya
Tags: APBN 2020Banggar DPR RIBantuan Pangan Non TunaiBPNTMH Said Abdullahproduk halalresesi ekonomiWorld Economic Forum
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Presiden: Pindah Ibu Kota Bukan Sekadar Pindah Kantor Pemerintahan

Berita Selanjutnya

Presiden Tinjau Lokasi Ibu Kota Baru dan Resmikan Tol Balsam

Berita Terkait

Bernegaralah Yang Rasional
Opini

PDIP di Antara Parpol Yang Terlena Dengan Kekuasaan

4 Mar 2026, 8 : 15 AM
Biarkan Pasar Bekerja, Jangan Jadikan Minimarket Kambing Hitam
Opini

Hari Raya di Tengah Tekanan Daya Beli

3 Mar 2026, 12 : 04 PM
Tangkap Provokator dan Aktor Intelektual Kasus Tanah Nangahale
Opini

Presiden RI Ke 7 Jokowi Berbohong Soal Usul Inisiatif Revisi UU KPK

2 Mar 2026, 5 : 57 PM
Penyederhanaan Struktur Cukai Rokok Buka Peluang Emiten Rokok Raksasa Makin Cuan
Opini

Lima Mudarat Penambahan Layer Cukai Rokok

2 Mar 2026, 6 : 39 AM
Mudik Saat Lebaran, Wajibkah?
Opini

Mudik Saat Lebaran, Wajibkah?

1 Mar 2026, 3 : 25 PM
Said Abdullah: Indonesia Perlu Desak PBB  Sanksi Israel
Opini

Menjernihkan Tata Kelola dan Anggaran MBG

27 Feb 2026, 6 : 28 AM
Berita Selanjutnya
Presiden Tinjau Lokasi Ibu Kota Baru dan Resmikan Tol Balsam

Presiden Tinjau Lokasi Ibu Kota Baru dan Resmikan Tol Balsam

Soal Gurita Bisnis BUMN, PDIP: Gebuk Siapapun Yang Rugikan Negara

Kasus Asuransi Jiwasraya, DPR Siap Bentuk Pansus

Tol Layang Japek Masih Gratis Hingga Nataru

Butuh Rp1.000 Triliun Untuk Dongkrak Pertumbuhan 6%

Berita Populer

  • Dipicu Saham TLKM, UNVR, ASII, BUMI dan DEWA, IHSG Sesi I Turun 53% ke 8.079,321

    Turun 1,60%, IHSG Sesi I Dekati 8.100 Terimbas BBCA, BMRI, TLKM, UNVR dan ASII

    3247 shares
    Share 1299 Tweet 812
  • Turnamen MASTA CUP 1 Se-Jabodetabek Siap Digelar: 24 Tim Bersaing, Wali Kota Hadir Langsung!

    3245 shares
    Share 1298 Tweet 811
  • Awal Perdagangan, IHSG Anjlok 1,42% Dipicu Saham BBCA, BBRI, BMRI, TLKM, ASII, BUMI dan DEWA

    3239 shares
    Share 1296 Tweet 810
  • Ray Rangkuti: Pilpres 2029 Pertarungan Gibran dan Sjafrie untuk Damping Prabowo

    3238 shares
    Share 1295 Tweet 810
  • Luncurkan GMA Affiliate Mega Pro, Gus Choi: Bisnis Gotong Royong Untuk Mencapai Kesejahteraan

    3556 shares
    Share 1422 Tweet 889

Opini

Pendapatan MCAS pada Triwulan I 2024 Turun 35,6%

Pendapatan di 2025 Merosot 14,7%, Laba Bersih TEBE Turun Jadi Rp132,73 Miliar

5 Mar 2026, 3 : 34 PM
CBA Ungkap Deposito Siluman BPJS Ketenagakerjaan di 13 Bank

CBA Soroti Anggaran Sewa Kendaraan Rp4,4 Miliar di KKP, Minta Kejagung Turun Tangan

5 Mar 2026, 3 : 19 PM
Jatuh Tempo Akhir Maret 2026, Provident Investasi (PALM) Siap Lunasi Pokok dan Bunga Obligasi I/2023 Seri B Senilai Rp482 Miliar

Jatuh Tempo Akhir Maret 2026, Provident Investasi (PALM) Siap Lunasi Pokok dan Bunga Obligasi I/2023 Seri B Senilai Rp482 Miliar

5 Mar 2026, 1 : 33 PM
Kembangkan Ekosistem 5G, WIFI (Surge) Resmi Bermitra dengan Qualcomm

WIFI dan ASR Microelectronics Kembangkan 5G FWA 1,4GHz untuk Perluasan Fixed Broadband

5 Mar 2026, 1 : 17 PM
IHSG Anjlok 2,88% di Semester I 2024

IHSG Sesi I Naik 1,7% ke 7.703,790 Diungit Saham Bluechip

5 Mar 2026, 1 : 15 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.