JAKARTA-Masalah pemerataan pembangunan menjadi perhatian serius dari Masyarakat Keluarga Gotong Royong (MKGR), khususnya soal pengembangan UMKM/UKM. Tumbuhnya UMKM yang merata bisa mendongkrak pertumbuhann ekonomi nasional.
“Salah satu menumbuhkan UMKM tentu dengan menggenjot kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke daerah-daerah yang dianggap kurang,” kata Ketua umum MKGR Drs Roem Kono dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (21/1/2020).
Berdasarkan data Kemenko Perekonomian realisasi KUR periode Januari-Desember 2019 tercapat mencapai Rp139,5 triliun atau 99,6% dari target Rp140 triliun. Sedangkan pada 2018 realisasi mencapai Rp120,3 triliun dari target Rp120 triliun.
“Sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional, masyarakat pedesaan harus menikmati kucuran KUR yang berkeadilan,” tambah anggota DPR Periode 2014-2019.
Lebih jauh Roem Kono meminta agar pejabat-pejabat teknis lapangan harus bekerja cepat sesuai dengan ritme kerja presiden. Apalagi Presiden Jokowi meminta transformasi pembangunan berorientasi pada pemerataan pembangunan.
“Kalau itu tersalur semua 190 triliun maka Indonesia sudah makmur dan ekonomi akan mengalami pertumbuhan dan pemerataan,” ujarnya.
Wakil Ketua umum Partai Golkar itu juga mendesak agar bunga KUR bisa diturunkan agar beban UMKM bisa lebih ringan. Sehingga ke depan UMKM bisa berlari kencang mengembangkan usahanya. “Dengan kebijakan itu, akan lahir UMKM berdaya saing global. Tentu ini yang diharapkan,” ucapnya.













