Hanya saja, lanjut Astrit, kalau kekuatan jalan raya tidak tahan sampai satu tahun dan langsung rusak atau berlubang, maka CBA menilai hal itu disebabkan adanya dugaan penyimpangan anggaran yang sistematis. “Aroma” penyimpangan anggaran di Ditjen Bina Marga sangat kental, setelah tertangkap tangannya anggota DPR, Komisi V Damayanti Wisnu Putranti oleh KPK. Tapi, aneh bin heran mengapa Dirjen Bina Marga, Hediyanto W.Husain, belum “diapa-apakan”, hanya sebatas dipanggil saja oleh KPK,” imbuhnya. **aec














