JAKARTA-Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat menempati posisi teratas jika pilkada (pemilihan gubernur DKI Jakarta) dilakukan sekarang.
Demikian hasil survei yang dilakukan Media Research Center yang disampaikan Kepala Media Research Center (MRC) Asep Setiawan di Jakarta, Sabtu (24/9).
Dalam survei yang dilakukan terhadap 439 orang responden pada 23-24 September itu, elektabilitas pasangan Ahok-Djarot tetap tinggi (37,8%).
Menempati urutan kedua: pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (28,3%), dan pasangan Agus Harimukti-Sylviana Murni (17,3%).
Dari 439 responden itu, sebanyak 8,1% menyatakan masih rahasia, dan sisanya (8,5%) mengaku belum tahu siapa pasangan cagub DKI Jakarta yang akan dipilih.
Margin of error (MoE) untuk membaca hasil survei ini, disebut MRC, adalah 4,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Sampel dalam survei ini sepenuhnya ditarik secara acak (probability sampling). Kerangka sampel yang digunakan adalah daftar nama pada kartu keluarga (KK) di wilayah RT. Primary sampling unit (PSU) adalah wilayah setingkat kelurahan.
Sejak tahun 2015, MRC mengembangkan riset survei yang terkait dengan perilaku pemilih (voters behavior). Riset semacam ini menjadi landasan dalam survei preferensi politik masyarakat menjelang pemilihan kepada daerah (pilkada).














