JAKARTA – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) berencana mengoptimalkan kelebihan dana kas untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham yang beredar.
Berdasarkan surat resmi MTEL kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dikutip Senin (21/7), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) ini berencana melakukan buyback saham maksimal 4,12 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan kesiapan dana mencapai Rp1 triliun.
Jajaran Direksi MTEL menyampaikan, rencana buyback saham tersebut didasari upaya Mitratel untuk mengoptimalkan excess kas perseroan agar mampu meningkatkan return kepada para pemegang saham.
Sekadar informasi, per 31 Maret 2025 total kas dan setara kas (neto) yang dicatatkan MTEL mencapai Rp1,55 triliun.
Manajemen Mitratel menyebutkan, rencana pelaksanaan buyback saham ini juga untuk menjaga stabilitas harga saham, agar mencerminkan nilai atau kinerja perseroan yang sebenarnya, serta sebagai upaya menjaga kepercayaan para investor.
Rencana aksi korporasi ini harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang akan digelar pada 26 Agustus 2025.
Periode buyback saham MTEL akan berlangsung paling lama 12 bulan sejak persetujuan RUPS-LB.















