Mengingat, Mukharudin bilang media sosial (medsos) merupakan platform yang paling sering dan banyak digunakan untuk menyebarkan konten/informasi hoaks,” beber Mukhtarudin.
“Saya menghimbau masyarakat untuk selalu bijak, cermat dan waspada atas peredaran isu hoaks, dan berpartisipasi tidak ikut menyebarluaskan konten yang berisi hoaks di pemilu ini melalui platform apapun, sehingga Pemilu 2024 berjalan aman dan damai,” pungkas Mukhtarudin.
Peraih tokoh pejuang Pancasila versi KNPI 2021 ini juga meminta semua pihak untuk mengedukasi secara masif kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran hoaks atau berita bohong hingga pencoblosan pada 14 Februari 2024.
Untuk diketahui, Menteri Kominfo Budi Arie mengatakan hasil identifikasi terdapat 203 isu hoaks, dengan total sebaran di platform digital sebanyak 2.882 konten.
Menurut Menteri Budi Arie, Kementerian Kominfo telah mengidentifikasi 1.325 konten hoaks di platform Facebook, 947 konten hoaks di platform X, 198 konten hoaks di platform Instagram, 342 konten hoaks di platform TikTok, 36 konten hoaks di platform Snack Video dan 34 konten hoaks di platform You Tube.
Kementerian Kominfo juga telah mengajukan take down atau pemutusan akses terhadap 1.399 konten yang tersebar di platform digital tersebut.












