JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 394.814.146 unit saham dengan nominal Rp20 per unit. Jumlah tersebut sekitar 10% dari saham disetor Perseroan setelah pelaksanaan PMTHMETD.
Dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (06/11/2025), terungkap, rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau PMTHMETD ini masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) FOLK pada 12 Desember 2025.
Sehubungan dengan penerbitan PMHMETD tersebut, bagi pemegang Saham Perseroan yang tidak berpartisipasi atau menggunakan haknya dalam jangka pendek akan terkena risiko penurunan (dilusi) sebanyak-banyaknya 9,09%.
Berdasarkan prospektus rencana PMTHMETD, seluruh dana yang diperoleh dari hasil PMTHMETD tersebut setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk pengembangan usaha melalui investasi dan kebutuhan modal kerja serta kegiatan umum Perseroan.
Manajemen Perseroan menegaskan bahwa calon pemegang saham baru pada hingga diterbitkannya keterbukaan informasi ini belum ditentukan oleh Perseroan.










