JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP), mencatat kinerja keuangan solid sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025. MKAP berhasil meraih pendapatan Rp267,32 miliar pada kuartal III 2025, naik 26% dibanding Rp211,63 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Seiring pendapatan, MKAP juga berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 17% menjadi Rp52,50 miliar kuartal III 2025 dibandingkan Rp44,81 miliar pada kuartal III 2024. Pertumbuhan keuangan tersebut dak lepas dari strategi internal perusahaan dalam memanfaatkan peluang pasar yang ada di tengah perekonomian domestik masih dibayangi oleh ketidakpastian ekonomi global.
Dalam laporan materi paparan publik incidental ke BEI, dikutip Kamis (22/1/2026), terungkap. MKAP akan terus menjaga kepercayaan mitra dan kualitas produk dalam menjalankan kegiatan usahanya. Selain itu, Perseroan juga tetap adaptif terhadap peluang pasar pada tahun 2026.
Terkait dengan peningkatan harga saham Perseroan yang signifikan sehingga mengakibatkan terjadinya suspensi oleh BEI, Manajemen berpendapat bahwa lonjakan harga saham Perseroan antara lain didukung oleh pertumbuhan fundamental MKAP. Selain itu, kenaikan harga saham juga dipicu oleh optimisme investor terhadap iklim investasi migas domestik tahun 2026 yang meningkat.













