JAKARTA-Kalangan DPR mengingatkan munculnya subvarian terbaru dari Covid-19 Omicron, yaitu BA.2.75 di Indonesia harus mendapat perhatian serius dari semua pihak.
Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat dapat mewaspadai penyebaran tersebut tanpa perlu panik.
“Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 belum mereda, kini muncul lagi varian baru yang berpotensi lebih menular, yakni BA.2.75. Kita memang tak perlu panik tapi fakta bahwa BA.2.75 sudah terdeteksi di Indonesia harus membuat kita lebih waspada dan berhati-hati,” kata Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo dalam keterangan tertulisnya Jakarta, Rabu (20/7/2022).
Politisi dari F-PDI Perjuangan menambahkan, varian BA.2.75 yang pertama kali terdeteksi di India pada Mei lalu disebut-sebut penularannya lebih cepat dari varian BA.5 yang sangat menular.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkategorikan subvarian ini sebagai Variant of Concern (VOC) Lineage Under Monitoring (LUM).
Artinya, varian ini tengah diawasi secara ketat oleh WHO.
Rahmat menambahkan memang varian terbaru BA.2.75, juga varian BA.4 dan BA.5 ini saat ini belum membebani rumah sakit maupun lebih beresiko dibandingkan Delta dari data yang ada.
Akan tetapi, berkaca dari kasus yang terjadi di beberapa negara, misalnya Amerika, di mana saat ini kasus Covid di negara Paman Sam tersebut 80 persen didominasi varian BA.2.















