JAKARTA – PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) membidik pendapatan sebesar Rp1,95 triliun pada 2024. Target ini, sekitar 6,8% lebih tinggi dibanding realisasi pendapatan TCPI tahun 2023 sebesar Rp1,82 triliun.
Dikutip dari materi paparan publik TCPI, Selasa (19/11/2024), untuk mencapai prediksi pendapatan tersebut, Perseroan akan lebih efisien dalam operasional dan pengelolaan armada. Selain itu, Perseroan juga menjalin hubungan jangka panjang dengan mitra bisnis, seperti lembaga keuangan, dan perusahaan pelayaran lainnya.
Perseroan akan melakukan inovasi teknologi dan digitalisasi, melakukan analisis dan adaptasi terhadap tren pasar, menciptakan harga yang kompetitif dengan kompetitor, serta mendorong keberlanjutan peningkatan ESG Perseroan.
Hingga akhir 2024, Perseroan memperkirakan, pekerjaan jasa transportasi angkutan batubara dari perusahaan pertambangan batubara di Kalimantan mencapai 22,4 juta metrik ton dan jasa transportasi angkutan batubara ke PLTU sebanyak 2,8 juta metrik ton. Adapun jasa transportasi angkutan batubara dan layanan Floating Crane diperkirakan mencapai 12,8 juta metrik ton pada 2024.
Sementara itu, pekerjaan jasa transportasi angkutan batubara dengan MV Coal dan jasa transportasi angkutan Nikel Ore, di Kalimantan dan Sulawesi, masing-masing diprediksi mencapai 1,49 juta metrik ton dan 800 ribu metrik ton pada 2024. Adapun jasa transportasi crude palm oil (CPO) untuk perusahaan trading CPO diperkirakan mencapai 30 ribu kilo liter hingga akhir tahun 2024.














