Namun Direktur eksekutif Pusat Studi Kebijakan Publik mengakui jumlah ULN fluktuatif. Pada era Jokowi posisi ULN sudah mencapai 34,08% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Dalam praktek bisnis, kalau utang sudah melebihi 3%, ya bisa dianggap berbahaya. Artinya, posisi ULN ini sudah melampaui batas,” imbuhnya. ***













