JAKARTA-DPP PDI Perjuangan secara resmi memecat Budiman Sujatmiko lantaran sikapnya yang berkhianat terhadap partai banteng.
Budiman ibarat politikus kacang lupa kulit akibat sikap politiknya yang tidak tegak lurus dengan keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman menegaskan, keputusan pemecatan Budiman Sujatmiko merupakan urusan internal PDI Perjuangan.
Partai Gerindra tidak dalam posisi untuk mencampuri urusan internal PDI Perjuangan terkait pemecatan si brutus Budiman ini.
“Sebaliknya justru kami menghormati mekanisme organisasi di PDI perjuangan. Baik PDI Perjuangan maupun Saidara Budiman adalah sahabat kami,” jelasnya.
Saat ini ujar tokoh yang biasa disapa Habib ini, Gerindra belum mendapat informasi apakah saudara Budiman ingin bergabung dengan Partai Gerindra.
“Jadi kami tidak mau berandai-andai,” terangnya.
Namun demikian lanjutnya, prinsip, partai Gerindra adalah partai yang terbuka seluruh warga negara Indonesia.
“Siapa pun yang menerima Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika bisa menjadi anggota Gerindra,” pungkasnya.













