JAKARTA-Kisah perjuangan, kepahlawanan, dan cinta negara selalu heroik untuk diceritakan hingga difilmkan. Kisah kepahlawanan Sultan Agung “Tahta, Perjuangan, Cinta” menginspirasi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sadjojo untuk mengajak keluarga besar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) nonton bareng (nobar) di Sabtu siang yang cerah.
Mengenakan pakaian santai, lebih nyentrik dari biasanya, bersama sang istri Riri Sandjojo, mereka berdua kompak mengenakan jeans dan kemeja putih, kembar.
Tampak mesra, keduanya bergandengan tangan, saat memasuki bioskop di bilangan Kuningan Jakarta itu.
Menteri Eko mengatakan, nonton bareng ini bisa menggugah jiwa dan menginspirasi dalam mengisi kemerdekaan yang sudah didapat dari hasil perjuangan para pahlawan terdahulu dan mengambil pelajaran dari sosok Sultan Agung.
“Kita bisa belajar dari sosok Sultan Agung bahwa kemauan baik harus diperjuangkan. Tidak ada yang free. Dalam hidup aspeknya banyak, kegigihan dan leadership itu penting. Sultan juga punya wisdom. Perjuangan kita di Kemendes PDTT yaitu mengentaskan kemiskinan dan kebodohan. Karena harus berjuang ke desa-desa, mudahan lebih terinspirasi setelah menonton film ini,” katanya sesaat setelah keluar dari bioskop usai nobar film Sultan Agung di Epicentrum, Jakarta, Sabtu (1/9).














