Dia menambahkan, bangsa yang besar tidak akan melupakan jasa para pahlawannya untuk mewujudkan kemerdekaan. Kita bisa menikmati nonton tanpa diskrimisnasi, anak sekolah tanpa hambatan, semua ini tidak akan terjadi kalau masih dijajah.
“Di alam merdeka ini tidak ada alasan lagi untuk tidak berbuat memajukan bangsa negara. Kita perlu melihat film ini, kita lihat perjuangan Sultan Agung, sisi pribadinya, sisi cintanya. Terima kasih ibu (Mooryati Soedibyo) atas karyanya kita bisa belajar untuk mengisi kemerdekaan ini agar menjadi negara adil makmur sejahtera. Beliau ini (Mooryati Soedibyo) umurnya sudah 91 tahun tapi energinya seperti umur 19 tahun dan beliau masih bisa berkarya menciptakan film sejarah yang bagus ini,” pujinya.
Dalam kesempatan sama, penggagas dan produser film Sultan Agung BRA Mooryati Soedibyo, menyatakan terima kasih dan kebahagiaannya yang besar kepada Menteri Eko atas perhatiannya yang besar kepada masyarakat perdesaan.
“Ini adalah satu tontonan dan tuntutan untuk masa muda, yang maju dengan pengetahuan melalui digital online. Perjuangan kita belum selesai, kita sudah memperingati kemandirian 17 Agustus. Kesempatan kita banyak, kemajuan harus kita ikuti. Pesan-pesan yang diajarkan pendahulu, kita teruskan dengan cara kemajuan yang sesuai,” terangnya.














