Novita Hardini perempuan yang dikenal aktif dalam pemberdayaan pelaku UMKM serta pelaku industri kreatif itu menambahkan, bahwa kawasan sekitar memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat ekonomi kreatif di Dongko.
Selain latihan seni, tempat tersebut dapat dimanfaatkan untuk pelatihan pembuatan ornamen Jaranan dan produk budaya lainnya yang bernilai ekonomi.
“Budaya harus hidup dan memberi manfaat ekonomi. Sanggar ini bisa menjadi pusat kreativitas sekaligus pusat ekonomi kreatif masyarakat Dongko,” tegasnya.
Melalui dukungan ini, legislator fraksi PDI Perjuangan itu berharap pelestarian budaya berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi rakyat, sehingga generasi muda tidak hanya bangga pada tradisinya, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai sumber kesejahteraan.















