BANDUNG – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menegaskan pentingnya transformasi digital RRI agar tidak sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga hadir sebagai media edukasi dan benteng informasi bagi masyarakat.
Hal ini disampaikannya dalam Kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke RRI Bandung, Provinsi Jawa Barat pada Selasa,
(9/9/2025).
Menurut legislator perempuan satu-satunya dari Dapil 7 Jawa Timur itu, langkah RRI Bandung yang mulai menggarap konten digital untuk merangkul generasi muda patut diapresiasi.
Namun, ia menilai transformasi ini harus diperluas agar menyentuh berbagai segmen, termasuk anak-anak usia dini.
“RRI harus bisa menjadi media stimulan yang membacakan dongeng, cerita rakyat dari Jawa Barat, Jawa Timur dan diseluruh nusantara, konten edukasi yang membangun budi pekerti anak, dimana kalau kita melihat RRI dulu sebagai media yang digunakan oleh Bung Karno untuk memproklamirkan kemerdekaan ke suluruh nusantara. Di tengah gempuran konten digital yang serba instan, RRI harus hadir dengan warna yang menyehatkan,” tegasnya.
Politisi asal Trenggalek itu juga menyoroti pentingnya dukungan politik anggaran.
Menurutnya, infrastruktur digital merupakan kebutuhan mutlak agar RRI mampu menjalankan peran strategisnya, baik dalam menangkal hoaks maupun mengedukasi masyarakat.













