JAKARTA – PT Nusantara Utama Investasi (NUI), pemegang saham pengendali PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) memborong 89.961.933 (0,44%) lembar saham emiten di bidang perhotelan dan resor tersebut.
Transaksi saham BUVA dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 11 Juli 2025.
Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan NUI terhadap BUVA meningkat, dari 12.573.477.346 unit (61,06%), menjadi 12.663.439.279 (61,50%) unit saham.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, dikutip Senin (21/7/2025), NUI membeli saham BUVA di harga Rp80 per lembar, sehingga dana yang dikucurkan Perseroan mencapai Rp7,19 miliar.
Tujuan NUI melakukan pembelian saham emiten perhotelan ini adalah menambah investasi langsung di saham BUVA.
Harga saham BUVA pada perdagangan sesi I di BEI, Senin (21/7/2025) terpantau di level Rp116 per lembar, naik Rp30 (34,88%) dibanding Rp86 per lembar pada Jumat (18/7/2025).
BUVA melalui anak usahanya, mengelola properti di beberapa lokasi di Indonesia, yaitu Alila Ubud Resort, Alila Villas Uluwatu, Alila Manggis Resort Bali, Alila SCBD Hotel, The Cliff – Alila Vilas Uluwatu, Alila Villas Bintan, Alila Tarabitan Manado, dan Alila Borobudur.













