“Pengakuan positif ini juga dibuktikan oleh rating yang berhasil diraih Bank OCBC NISP dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”) yaitu idAAA dan peringkat idAAA(idn) dari Fitch Rating untuk instrumen Obligasi tersebut. Hal ini mencerminkan kemampuan dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang pada surat utang, disamping tentunya komitmen untuk menjaga kepercayaan yang diberikan,” tuturnya.
Parwati mengatakan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2015 ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk penyaluran kredit.
Reputasi Bank OCBC NISP yang baik di Industri perbankan nasional dan telah teruji dalam rentang waktu yang panjang selama hampir 74 tahun serta dukungan kuat dan berkesinambungan dari OCBC Group sebagai pemegang saham pengendali, terutama dari segi permodalan, branding, pengelolaan resiko, alih teknologi dan pengembangan human resources. Hal ini telah memberikan kepercayaan yang tinggi kepada seluruh investor dan stakeholders.














