Inarno optimistis pemberlakuan kebijakan buyback saham tanpa RUPS ini akan mengundang banyak minat emiten untuk membeli kembali sahamnya yang beredar.
“Cuma detailnya saya tidak tahu itu ya. Cuma yang sudah lapor, ada ya,” ucapnya.
Seperti diketahui, sebelumnya BBRI berencana melakukan buyback saham dengan kesiapan dana mencapai Rp3 triliun, sementara itu BMRI akan mengalokasikan dana buyback sebesar Rp1,17 triliun dan BBNI sudah menyiapkan dana buyback mencapai Rp1,5 triliun















