JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku cukup puas dengan kinerja Industri Keuangan Non Bank (IKNB) yang pada tahun 2015. Hasil evaluasi capaian kinerja, IKNB mengalami peningkatan jumlah aset dan layanan terhadap seluruh masyarakat. “Meskipun kondisi perekonomian global mengalami tekanan deflasi, termasuk Amerika sedang menuju pemulihan ekonomi, akan tetapi IKNB tidak mengalami dampak atau guncangan langsung sehingga tidak ada potensi risiko yang akan dialami oleh IKNB,” ujar Kepala Eksekutif Pengawasan IKBN OJK Firdaurs Djaelani di Jakarta, Senin (1/2).
OJK jelasnya akan mendorong sektor IKNB untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi nasional yang optimal. Sebagai bagian dari upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional, Pemerintah mencanangkan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas UMKM termasuk start-up company, serta ketahanan pangan.
Menurutnya, dalam rangka mendukung keberhasilan program strategis pemerintah, OJK turut serta mendorong Perusahaan Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan Penjaminan untuk berpartisipasi aktif dalam menerbitkan produk dan layanan jasa keuangan yang menunjang program pemerintah dimaksud. “Oleh karena itu, OJK membentuk beberapa Pokja dan berinisiatif mendorong Asosiasi IKNB secara langsung mendukung dan memberikan paket investasi asuransi, dana pensiun, pembiayaan dan penjaminan terhadap sektor-sektor tertentu,” tuturnya.













