Diharapkan dengan acara ini bisa untuk meningkatkan pengenalan dan pemahaman masyarakat mengenai produk dan jasa keuangan serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan produk dan jasa keuangan sesuai dengan kebutuhan mereka, katanya.
Dalam kegiatan yang berlangsung sederhana dan dihadiri ribuan masyarakat Desa Karangsong dan sekitarnya itu, dilakukan penyerahan secara simbolik produk layanan keuangan mikro dari Lembaga Jasa Keuangan kepada wakil masyarakat.
Lembaga Jasa Keuangan yang berkesempatan memberikan produk mikronya pada acara itu PT Asuransi Central Asia, Bank Jabar Banten (BJB), Bank Mandiri, Bank Muamalat, BNI, BRI, Bringin Life, Panin dan PT Pegadaian.
Survei nasional literasi keuangan yang dilakukan OJK pada 2013 menunjukkan bahwa hanya 21,84% atau seperlima dari penduduk Indonesia yang sudah terkategori well literate.
Sementara itu, 59,74% penduduk Indonesia telah menggunakan produk dan jasa keuangan.
Penggunaan produk dan jasa keuangan masyarakat tertinggi adalah di sektor perbankan, yakni 57,28%, dan selanjutnya diikuti asuransi 11,81%, pembiayaan 6,33%, pegadaian 5,04%, dana pensiun 1,53%, dan pasar modal 0,11%.
Masyarakat golongan menengah ke bawah merupakan kelompok masyarakat yang belum banyak memanfaatkan dan memperoleh akses produk dan jasa keuangan.













