Penerapan GRC terintegrasi, yang didukung teknologi informasi dan kultur organisasi yang kuat merupakan prasyarat penting dalam mengawal proses pengambilan keputusan yang cepat dan akuntabel.
Hal inilah yang mendorong para pelaku bisnis, praktisi GRC, pemerintah/regulator, berupaya mengakselerasi maturita simplementasi GRC dalam organisasi sebagai bentuk adaptasi dan transformasi untuk mencapai kinerja terbaik dan sustainable, sekaligus menciptakan iklim berbisnis yang sehat.
Hasil survey OCEG 2020, “GRC Maturity Survey”, menyatakan bahwa baru sebagian kecil responden (14%) yang telah sepenuhnya mengintegrasikan proses-proses dan teknologi GRC.
Karenanya, OJK menyelenggarakan webinar Integrated GRC In Digital Area: Opportunities & Challenges”, dengan narasumber: Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri dan Ketua BARa, Suparno Djasmin, Direktur PT Astra Internasional, serta Fandhy Haristha, Ketua Working Group GRC Forum Indonesia, untuk berbagi pengalaman dan gagasan mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam mewujudkan implementasi GRC terintegrasi di era digital ini.
Padaacara webinar ini juga disampaikan bahwaOJK bersama dengan GRC Forum Indonesia, yang merupakan wadah komunikasi profesi di bidang GRC, telah menyelesaikan penyusunan Buku Panduan Mencapai Model Keunggulan GRC, untuk menjawab permasalahan klasik penerapan GRC di Indonesia.














