Rangkaian kegiatan PKR salah satunya terdiridari Talkshowyang dilakukan pelaku Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam memberika konseling keuangan OJKdan meningkatkan akses keuangan.
Pasar Keuangan Rakyat merupakan salah satu bentuk implementasi Cetak Biru Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI)Pilar 1, yaitu Edukasi dan Kampanye Nasional Literasi Keuangan.
Edukasi dengan model pasar keuangan rakyat merupakan upaya OJK untuk mempertemukan dan mendekatkan Sektor Jasa Keuangan kepada masyarakat yang selama ini belum tergerak untuk mengetahui mengenai sektor jasa keuangan dapat dengan mudah mencari informasimengenai SJK.
Diharapkan akan muncul keinginan untuk memiliki produk keuangan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dimasa yang akan datang.
Pada tahun 2013, OJK menyelenggarakan survei nasional literasi keuangan Indonesia, dengan responden sebanyak 8.000 dari 20 provinsi di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat di Provinsi Sumatera Utara sebesar 29,5%.
Hal tersebut menunjukkan hanya terdapat 29 orang penduduk dari 100 penduduk Provinsi Sumatera Utara yang telah memiliki pengetahuan, keterampilan dan keyakinan terhadap sektor jasa keuangan.Khusus untuk Kota Medan, tingkat literasi keuangan adalah sebesar 31,5%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi Sumatera Utara.














