Keempat, produk yang tidak variatif dan pelayanan yang belum sesuai ekspektasi masyarakat. Fitur bank syariah belum selengkap produk serupa bank konvensional. Kelima, kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum memadai serta teknologi informasi kurang mendukung pengembangan produk serta layanan.
Keenam, pemahaman dan kesadaran masyarakat yang masih rendah ke bank syariah. Sedangkan ketujuh, pengaturan dan pengawasan yang masih belum optimal. “Yang jelas beberapa poin penting yang kami dorong, selain modal yang kami dorong harus diperkuat, juga memperkuat SDM dan perlunya sinergi teknologi di bank induk yang meati ditransfer ke anak perusahaan, yaiti bank syariah tersebut,” pungkasnya. (TMY)














