Ia menyatakan pemberian gelar tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pihaknya dalam memastikan para bankir memiliki kapabilitas dan kompetensi yang mumpuni untuk mengelola risiko di tengah dinamika industri keuangan.
Dengan kompetensi yang terus diperbarui, ia berharap para bankir yang telah meraih sertifikasi dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan daya tahan perbankan nasional, terutama dalam menghadapi potensi krisis di masa mendatang.
Pada kesempatan yang sama, BSMR bersama dengan Indonesia Risk Professional Association (IRPA) juga menganugerahkan gelar kehormatan “Bapak Manajemen Risiko Perbankan Indonesia” kepada Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara Muliaman D Hadad.
Penghargaan tersebut diberikan mengingat kontribusi Muliaman terhadap industri keuangan di Indonesia sejak menjabat sebagai direktur dan deputi gubernur di Bank Indonesia hingga menjadi ketua OJK.
“Kami memberikan gelar ini atas dedikasi dan peran sentral Bapak Muliaman dalam memajukan praktik manajemen risiko perbankan di Indonesia,” kata Ketum IRPA Alan Yazid.














