JAKARTA-Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad pada Jumat (15/5) lalu menjadi pembicara kunci seminar “Economic & Business Ethic In Christianity And Islam” yang berlangsung di Universitas Pontifikal Santo Thomas Aquinas di Vatikan yang membahas konsep keuangan Syariah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya kaum miskin.
Menurut Muliaman, konsep keuangan Islam dan Katolik memiliki banyak kesamaan yaitu menuju sistem keuangan yang berbasis etika, menjunjung keadilan dan bertujuan membantu yang miskin.Acara tersebut merupakan kerjasama antara Kedubes Indonesia di Tahta Suci Vatikan, Dewan Kepausan bidang Perdamaian dan Keadilan serta Universitas Pontifikal Santo Thomas Aquinas atau Angelicum, sebuah universitas Kepausan yang dikelola Tahta SuciVatikan.
Dalam kesempatan itu, Muliaman menyampaikan bahwa peran penting industri keuangan syariah harus diarahkan untuk meningkatkan akses masyarakat ke sektor keuangan atau inklusi keuangan sehingga keberadaannya bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin. “Selain perannya untuk menyerap guncangan keuangan dan pengembangan ekonomi. Industri keuangan syariah penting untuk meningkatkan akses masyarakat atau inklusi keuangan yang antara lain dilakukan dengan literasi keuangan,” kata Muliaman.















